Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Jelang Mudik Lebaran, Penumpang Terminal Poris Plawad Tangerang Mulai Meningkat

Jelang Mudik Lebaran, Penumpang Terminal Poris Plawad Tangerang Mulai Meningkat

Aktivitas penumpang di Terminal Poris Plawad menjelang puncak arus mudik 2026. (Foto: Info Massa/Istimewa).

Info Massa – Aktivitas penumpang di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, mulai menunjukkan peningkatan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Lonjakan penumpang diperkirakan mencapai puncaknya dalam dua gelombang, yakni pada 14 Maret dan 18 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan penumpang selama masa arus mudik Lebaran.

Menurutnya, Dinas Perhubungan bersama instansi terkait melakukan berbagai persiapan mulai dari pengawasan kelayakan armada bus, pengaturan lalu lintas di sekitar terminal, hingga koordinasi dengan pihak kepolisian dan pengelola terminal.

“Pemerintah Kota Tangerang memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Dengan dukungan berbagai pihak serta kesiapan fasilitas dan pelayanan di Terminal Poris Plawad, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar menuju kampung halaman,” ujar Suhaely, Kamis (12/3).

Sementara itu, Kepala Terminal Poris Plawad, Alwien Athena, mengatakan peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Tangerang Disorot, Aktivis JRP Ungkap Dugaan Jual Beli Kupon

Ia menjelaskan, prediksi dua puncak arus mudik pada 14 dan 18 Maret tersebut mengacu pada kalender libur nasional dan cuti bersama, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan sejumlah perusahaan dan instansi pemerintahan.

Menurutnya, jumlah penumpang pada masa puncak arus mudik diperkirakan dapat mencapai sekitar 2.000 orang per hari, meningkat signifikan dibandingkan hari normal yang berkisar antara 400 hingga 700 penumpang.

Selain itu, jumlah armada yang beroperasi juga diprediksi meningkat menjadi sekitar 100 hingga 150 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) setiap harinya.

“Kami melihat arus mudik tahun ini kemungkinan besar mengalami lonjakan dibandingkan tahun sebelumnya. Libur nasional, cuti bersama, hingga kelonggaran WFA di sejumlah perusahaan turut memperpanjang masa libur dan memicu peningkatan jumlah pemudik, khususnya yang menggunakan transportasi darat melalui Terminal Poris Plawad,” kata Alwien.

Berdasarkan pemantauan pihak terminal, sejumlah trayek perjalanan favorit mulai dipadati calon pemudik. Tujuan yang paling diminati masih didominasi kota-kota di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera.

Ironi di Depan Satlantas: Parkir Liar Bebas Beroperasi, Wibawa Penegakan Aturan Dipertanyakan

“Kami terus berkoordinasi dengan perusahaan otobus (PO) dan agen tiket untuk memastikan tidak terjadi kenaikan harga tiket yang signifikan di tengah lonjakan penumpang. Kami juga mengimbau agar perusahaan menyiapkan armada tambahan, khususnya untuk trayek-trayek favorit,” tambahnya.

Selain itu, pengelola Terminal Poris Plawad juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk Posko Keamanan, Kesehatan, dan Pelayanan yang akan dioperasikan oleh petugas gabungan.

Posko tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 hingga 30 Maret 2026 guna memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik di Terminal Poris Plawad. []

× Advertisement
× Advertisement