TANGERANG, Info Massa – Klub Liga 3 Indonesia, Persikota Kota Tangerang, dikabarkan masih memiliki tunggakan gaji terhadap 24 pemain hingga awal September 2026. Total gaji dan kompensasi yang disebut belum dibayarkan mencapai Rp495.950.342.
Berdasarkan informasi yang diterima, tunggakan tersebut berkaitan dengan hak pemain sejak musim 2023/2024 hingga 2024/2025. Nominalnya berbeda-beda, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp51 juta per pemain.
Selain gaji, sejumlah pemain juga disebut belum menerima kompensasi. Persoalan ini tidak hanya melibatkan pemain lokal, tetapi juga sejumlah pemain asing asal Kamerun yang pernah memperkuat Persikota.
Melansir Tangerang Activity meminta konfirmasi dari Akmal Syuhairudin selaku manajer tim dan Raja Latuconsina selaku presiden klub pada Jumat (4/9) malam.
Namun, hingga berita ini dibuat, keduanya belum memberikan respons atas konfirmasi yang disampaikan melalui WhatsApp.
Adapun konfirmasi tersebut dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai status pembayaran hak pemain dan langkah manajemen menyelesaikan persoalan tersebut.
Sementara itu, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mendesak operator kompetisi, I.League, agar persoalan tunggakan gaji pemain diselesaikan sebelum kompetisi musim 2026/2027 bergulir.
Agus meminta seluruh klub peserta menyelesaikan persoalan upah pemain. Menurutnya, hingga kurang dari sepekan sebelum kompetisi berlangsung, APPI masih menerima laporan mengenai masalah gaji.
Ia menilai persoalan tersebut perlu dimitigasi klub karena jadwal kompetisi telah disusun operator liga setelah musim sebelumnya berakhir.
Agus juga mendesak agar persoalan gaji tidak berlanjut di tengah upaya meningkatkan level kompetisi sepak bola Indonesia.
“Jika penunggakan gaji pemain ini dibiarkan berlarut-larut, tentu peforma tim akan berpengaruh karena pemain tidak mendapatkan haknya,” jelasnya.[]