Internasional
Beranda / Internasional / Kemenag Inisiasi Indonesia-China Dorong Kolaborasi Pemuda dan Kerukunan Lintas Negara

Kemenag Inisiasi Indonesia-China Dorong Kolaborasi Pemuda dan Kerukunan Lintas Negara

Info Massa – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia terus memperkokoh hubungan bilateral antara Indonesia dan China melalui pendekatan diplomasiv people-to-people connection.

Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag, Muhammad Adib Abdushomad, mengusulkan pemanfaatan Youth Harmony Program sebagai jembatan strategis untuk mempererat kemitraan kedua negara di tingkat generasi muda.

Langkah diplomasi publik ini disampaikan Adib usai peluncuran inisiatif Indonesia Friends of Silk Road Club(IFSRC) di Jakarta, Selasa. Menurutnya, pemuda memiliki peran vital sebagai pilar utama pembangun perdamaian dan kerukunan di tengah dinamika geopolitik global.

“Di tengah situasi geopolitik yang sedang tidak baik-baik saja, saya kira Gen Z, anak-anak muda ini harus kita jadikan mereka sebagai ambassador (duta) untuk perdamaian dan kerukunan,” ujar Adib.

Sinergi bilateral ini difokuskan pada penguatan interaksi antarmasyarakat yang menghubungkan elemen pemuda, akademisi, pelajar, hingga pelaku bisnis dari kedua negara.

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Pembakar Hutan

Adapun 3 Pilar Utama Kerja Sama Bilateral Kemenag dan IFSRC di antaranya mengintergrasikan Youth Harmony Program milik Kemenag ke dalam jejaring IFSRC guna melatih generasi muda Indonesia dan China dalam pemahaman kerukunan lintas iman serta literasi teknologi informasi.

Kedua, menggelar rangkaian kegiatan bersama seperti Harmony TalksHarmony Class, dan Tunas Harmoni untuk mencetak duta perdamaian global. Ketiga, menjadikan stabilitas kerukunan sebagai fondasi utama dalam mendukung kelancaran pembangunan nasional serta inisiatif global kedua negara.

Inisiatif IFSRC sendiri digagas oleh lembaga riset Sino-Nusantara Institute untuk mempererat ruang komunikasi warga Indonesia dan China. Adib menegaskan bahwa Kemenag berkomitmen penuh mendukung platform tersebut agar hubungan bilateral tidak sekadar terjalin di tingkat pemerintah (G2G), tetapi juga mengakar kuat di tingkat masyarakat (P2P).

“Kerukunan dan perdamaian itu investasi yang sangat mahal. Tidak ada kerukunan dan perdamaian, tidak bisa membangun. Jadi, kita harus memperbanyak duta-duta kerukunan dan perdamaian bagi seluruh dunia,” pungkasnya. []

    DPR Kunci Gaji PPPK Melalui APBN 2027
    × Advertisement
    × Advertisement