Advertisement
Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Epikurian Gelar Kelas Politik Akar Rumput

Epikurian Gelar Kelas Politik Akar Rumput

Info Massa – Di tengah hiruk-pikuk politik praktis yang kerap terjebak pada pragmatisme suara, sebuah inisiatif pendidikan politik mendalam mulai bergulir.

Wadah diskusi Epikurian resmi memulai rangkaian kelas politik selama tiga bulan ke depan, yang dirancang untuk mendemokratisasi akses terhadap ilmu politik kelas atas.

Dibuka secara perdana pada Sabtu, 11 April 2026, kelas ini akan berlangsung secara intensif hingga Juli mendatang. Berbeda dengan seminar politik pada umumnya, Epikurian mengusung ambisi besar dengan menghadirkan kualitas pendidikan setara jenjang Master (S2) kepada peserta dari lintas segmen dan profesi, terutama bagi mereka yang tidak sempat mengenyam pendidikan tinggi formal.

“Pendidikan master untuk membuat aspek teoritis secara mendalam sebelum sampai pada tahapan politik praktisnya,” kata Pendiri Epikurian Mirzha Jaka Suryana di Sekretariat Krukut Ngumpul, Depok.

Sesi pembuka pada Sabtu pagi ini menghadirkan dua pakar yang dikenal tajam dalam pemikirannya. Airlangga Pribadi membedah tema Kekuasaan dan Produksi Kepentingan Publik’, menguliti bagaimana kebijakan sering kali lahir dari tarik-ulur kepentingan yang jauh dari aspirasi rakyat.

Dugaan Pelanggaran AMDAL hingga Indikasi Tipikor, Proyek Perum Griya Artha di Buaran Jati Disorot

Sementara itu, Ignatius Haryanto masuk melalui celah yang lebih gelap dengan tema Mobilisasi, Media, dan Kekerasan’. Ia memotret bagaimana perangkat media sering kali dijadikan alat mobilisasi yang berisiko melahirkan kekerasan simbolik maupun fisik jika tidak dipahami dengan nalar kritis.

Kehadiran kedua pemateri ini mempertegas posisi Epikurian yang tidak ingin sekadar memberikan pelatihan teknis kemenangan, melainkan refleksi filosofis atas realitas kekuasaan.

Fokus utama dari pendidikan non-formal ini adalah menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Epikurian ingin membuktikan bahwa pemahaman teoritis tentang politik tidak boleh menjadi monopoli kaum akademisi di ruang-ruang kuliah eksklusif.

“Pendidikan master diperlukan untuk membangun aspek teoritis secara mendalam sebelum seseorang sampai pada tahapan politik praktisnya,” ungkap Jaka. []

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 34.41358 Cilamaya Wetan: Praktik Berulang Sejak 2019 Diduga Dibiarkan
× Advertisement
× Advertisement