Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Gubernur Jakarta Hidupkan Kembali Pasar Kombongan Kemayoran

Gubernur Jakarta Hidupkan Kembali Pasar Kombongan Kemayoran

Info Massa – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Pasar Kombongan di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (6/1). Setelah direvitalisasi, pasar ini kini tampil lebih representatif dengan dua lantai yang mampu menampung 121 kios dan 50 los.

“Pasar Kombongan sudah mangkrak selama 4–5 tahun. Hari ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Permasalahannya adalah akses menuju lokasi ini yang masih perlu diperbaiki,” ungkap Gubernur Pramono.

Ia menegaskan, revitalisasi Pasar Kombongan merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali pasar-pasar rakyat yang sebelumnya sempat terbengkalai.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan para pedagang yang akan berjualan di Pasar Kombongan.

“Saya ingin pasar ini benar-benar hidup kembali. Karena itu, saya minta masukan langsung dari para pedagang mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki agar pembeli semakin banyak datang ke Pasar Kombongan,” ujarnya.

Pemkot Tangerang Jajaki Kerja Sama dengan Angkasa Pura, Siapkan Aerotropolis Jadi CBD Premium

Salah satu pedagang, Sarwono, menyampaikan keluhan terkait aksesibilitas pasar yang dinilai menurun sejak adanya penutupan jalur akibat lintasan kereta api. Ia berharap ada pembukaan akses, minimal untuk kendaraan roda dua, agar aktivitas perdagangan kembali bergeliat.

“Saya berharap kepada Bapak Gubernur supaya bisa membuka akses, paling tidak untuk motor, agar geliat usaha dan lalu lalang membawa barang menjadi lebih mudah,” jelas Sarwono.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Pramono langsung meminta jajaran terkait, termasuk Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat dan Perumda Pasar Jaya, untuk segera mencari solusi konkret.

“Saya minta agar segera diupayakan akses minimal untuk kendaraan roda dua. Kita memang tidak bisa mengubah jalur kereta, tetapi bisa membuka akses alternatif agar pembeli lebih mudah datang ke pasar,” tegasnya.

Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan pasar serta mendorong penerapan sistem transaksi non-tunai. Menurutnya, digitalisasi melalui QRIS tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan di lingkungan pasar.

Pertebal Lini Tengah, Persita Rekrut Ramon Bueno

“Dengan pembayaran digital, risiko copet berkurang, praktik pungutan liar bisa ditekan, dan pembeli merasa lebih aman serta nyaman,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya mengelola 153 pasar di seluruh Jakarta. Hingga Desember 2025, Perumda Pasar Jaya telah memperbaiki hampir 84 pasar di Jakarta.

Terkait persoalan parkir liar, Agus memastikan pengelolaan parkir di Pasar Kombongan telah bekerja sama dengan pihak ketiga. Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila masih ditemukan praktik parkir tidak resmi.

Pasar Kombongan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain musala, toilet umum dan toilet disabilitas, jaringan air PAM, ruang genset, ruang laktasi, area bongkar muat (loading area), area parkir mobil dan sepeda motor, hidran, CCTV, serta tempat pembuangan sampah sementara. Seluruh kios dan los di pasar ini juga telah menerapkan sistem pembayaran digital melalui QRIS Bank Jakarta.

Adapun pembagian unit usaha di Pasar Kombongan terdiri atas 71 kios dan 50 los di lantai dasar, serta 50 kios di lantai satu. Pada awal 2024, Perumda Pasar Jaya juga telah meresmikan dua pasar lainnya, yakni Pasar Jatirawasari dan Pasar Cilincing. []

Regresi Demokrasi dan Alienasi Kedaulatan: Kritik Akademik atas Wacana Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD

× Advertisement
× Advertisement