Info Massa – IKKS Provinsi Riau secara resmi menolak sumbangan sebesar Rp5 juta dari Perusahaan RAPP. Penolakan ini dilakukan karena nilai tersebut dinilai tidak mencerminkan kepatutan dan penghormatan terhadap marwah organisasi kemasyarakatan daerah serta harga diri masyarakat tempatan di Riau.
Ketua IKKS Provinsi Riau, H. Hendrizal, yang juga Wakil Bupati Indragiri Hulu, menegaskan bahwa sikap tegas ini diambil demi menjaga martabat organisasi. Ia menyebut, perusahaan berskala besar yang telah lama beroperasi dan memperoleh keuntungan signifikan di Riau seharusnya memiliki kepekaan sosial serta etika dalam menjalin kemitraan dengan organisasi masyarakat lokal.
“Ini bukan soal uang. Ini soal penghormatan. Ketika organisasi masyarakat lokal dihargai secara tidak pantas, maka menolak adalah sikap yang bermartabat,” tegas H. Hendrizal.
Sementara itu, Ketua IKKS Pelalawan, Syariful Adnan, menyatakan bahwa sumbangan tersebut terkesan simbolik dan tidak sejalan dengan semangat tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurutnya, RAPP perlu melakukan introspeksi serius agar hubungan dengan masyarakat tidak dibangun di atas formalitas yang justru melukai rasa keadilan sosial.
“Kami tidak bisa menerima perlakuan yang merendahkan martabat organisasi dan masyarakat tempatan. Penolakan ini adalah pesan tegas agar perusahaan lebih menghargai masyarakat di daerah operasionalnya,” ujar Syariful Adnan.
IKKS Provinsi Riau menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk permusuhan, melainkan peringatan terbuka agar perusahaan besar yang beroperasi di Riau mengedepankan etika, kepatutan, dan penghormatan dalam setiap bentuk kemitraan sosial, demi terciptanya hubungan yang adil, sehat, dan bermartabat.[]
