Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Pramono Anung Menegaskan Komitmen Jakarta Pada Inovasi Global

Pramono Anung Menegaskan Komitmen Jakarta Pada Inovasi Global

Info Massa – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut para delegasi World Engineering Day (WED) 2026 melalui jamuan makan malam di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Selasa (3/3).

Kehadiran para delegasi yang terdiri atas insinyur, pembuat kebijakan, serta inovator kelas dunia ini menegaskan peran strategis Jakarta dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis rekayasa dan inovasi.

“Kami bangga menjadi tuan rumah bagi para insinyur, pembuat kebijakan, inovator, dan pemimpin dari seluruh dunia yang berkumpul untuk memperkuat peran rekayasa dalam pembangunan berkelanjutan,” ujar Gubernur Pramono, yang juga memiliki latar belakang pendidikan sebagai Insinyur Pertambangan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia menyampaikan, tantangan perkotaan Jakarta butuh pendekatan rekayasa yang komprehensif dan kolaboratif. Salah satu isu utama yang disoroti adalah persoalan mobilitas warga.

“Setiap pagi, lebih dari lima juta orang datang ke Jakarta dan kembali ke daerah penyangga pada siang dan sore hari. Sebagian besar masih menggunakan kendaraan pribadi. Inilah tantangan besar Jakarta,” ungkapnya.

AS Nyatakan Enam Tentaranya Tewas di Pangkalan Kuwait Dalam Serangan Iran

Menurut Gubernur Pramono, konektivitas transportasi publik di Jakarta saat ini telah mencapai sekitar 92 persen. Namun, tingkat penggunaan transportasi umum masih berada pada kisaran 25–26 persen dari total populasi. Kondisi tersebut menjadi tantangan bersama yang membutuhkan kontribusi para insinyur untuk menghadirkan solusi inovatif.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah. Kami berharap ke depan terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam bermobilitas sehingga Jakarta dapat berkembang sebagai kota berbasis transportasi publik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menyampaikan, Jakarta terbuka terhadap kolaborasi global melalui inovasi rekayasa dan kemitraan strategis. Dalam setahun terakhir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan sejumlah langkah transformasi, antara lain revitalisasi kawasan Blok M dan Kota Tua, pembangunan kawasan pedestrian terintegrasi di Dukuh Atas, pembongkaran pilar monorel di Rasuna Said, serta penataan trotoar di koridor tersebut.

“Saya berharap forum ini berlangsung produktif dan menginspirasi. Nikmati pengalaman Anda di Jakarta, kota yang dinamis dan beragam. Kami juga berharap kehadiran Anda turut memberikan kontribusi bagi perekonomian Jakarta,” pungkasnya.

Sebagai informasi, World Engineering Day ditetapkan oleh UNESCO pada 2019 dan pertama kali diperingati secara global pada 2020. Momentum ini menyoroti kontribusi vital para insinyur dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

FAM Tangerang: 33 Tahun, Jangan Hanya Rayakan Anggaran, Selesaikan Masalah!

Penunjukan Jakarta sebagai tuan rumah mencerminkan peran Indonesia yang semakin menguat di tingkat regional dan global, sekaligus menegaskan pentingnya rekayasa teknik dalam mendorong kemajuan nasional. Mengusung tema “Smart Engineering for Sustainable Future through Innovation and Digitalization”, forum ini sejalan dengan visi transformasi Jakarta menjadi salah satu dari Top 50 Global City di dunia

× Advertisement
× Advertisement