Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Pemkot Tangerang Kebut Penyempurnaan RSUD Panbar

Pemkot Tangerang Kebut Penyempurnaan RSUD Panbar

Progres pembangunan RSUD Panunggangan Barat Kota Tangerang. (Foto: Dok. Humas Pemkot Tangerang).

Info Massa – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah memprioritaskan percepatan penyempurnaan sarana dan prasarana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panunggangan Barat.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari persiapan operasional rumah sakit yang ditargetkan melakukan soft launching untuk layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 Jam pada September hingga Oktober 2026 mendatang.

Direktur RSUD Panunggangan Barat, dr. Rizki Adiarti, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mematangkan koordinasi dengan berbagai dinas terkait untuk melakukan perbaikan serta pemeliharaan gedung.

“Kami terus mematangkan koordinasi bersama dinas terkait lainnya untuk melakukan penyempurnaan fasilitas, termasuk pemeliharaan gedung yang mengalami kebocoran agar segera diperbaiki. Anggarannya sudah disediakan, tinggal proses eksekusinya dalam waktu dekat ini,” ujar dr. Rizki, Kamis (16/7/2026).

Untuk memastikan kesiapan fisik bangunan, RSUD Panunggangan Barat telah menggandeng Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang. Beberapa titik krusial yang memerlukan penanganan lebih lanjut di antaranya Ruang rawat inap, Ruang operasi, Ruang laboratorium dan Perbaikan instalasi jalur gas medis yang bocor.

China Luncurkan Model AI Pintar Pertama Kelola Energi

Upaya renovasi masif ini dilakukan demi memastikan seluruh fasilitas rumah sakit memenuhi standar pelayanan kesehatan yang ketat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes) Nomor 11 Tahun 2025.

Selain pembenahan fasilitas medis di dalam gedung, pemeliharaan lingkungan luar rumah sakit juga menjadi fokus utama. RSUD Panunggangan Barat berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk menata area Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta mengoptimalkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Kami ingin memastikan semua fasilitas benar-benar dalam keadaan siap beroperasi. Karena itu, koordinasi dengan seluruh perangkat dinas terkait terus dilakukan di setiap tahapan agar persiapannya berjalan sesuai target,” tutup dr. Rizki. []

× Advertisement
× Advertisement