Internasional
Beranda / Internasional / Meksiko Pasrah Hadapi Tarif Baru Donald Trump

Meksiko Pasrah Hadapi Tarif Baru Donald Trump

Info Massa — Pemerintah Meksiko secara terbuka memilih untuk tidak membalas kebijakan Proteksionisme terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Alih-alih pasang badan demi menegakkan kedaulatan dagangnya, negara tetangga terdekat AS ini justru memilih mengalah, mengumandangkan kepasrahan atas dominasi ekonomi sang Paman Sam.

Menteri Ekonomi Meksiko, Marcelo Ebrard, secara gamblang mengakui ketidakmampuan negaranya jika harus berhadapan langsung dalam perang tarif dengan AS.

“Kami memilih jalan untuk tidak meningkatkan konflik karena jika Anda mengenakan tarif, mereka akan mengenakan tarif yang lebih tinggi… sangat kecil kemungkinan pada akhirnya Anda dapat mengalahkan ekonomi terbesar di dunia,” ujar Ebrard dalam wawancaranya bersama Formula Noticias, Jumat (24/7).

Sikap melunak ini memicu sorotan tajam. Langkah AS memberlakukan tarif baru sebesar 10 persen melintasi aturan hukum Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan AS 1974—yang menyasar isu kerja paksa—dinilai sebagai gertakan sepihak yang secara langsung mengerosi stabilitas perdagangan global.

Di tengah kritik atas posisi pasifnya, Pemerintah Meksiko berlindung di balik kesepakatan dagang United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA).

Gerakan Partai Kecoa Tumbangkan Menteri Pendidikan India

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum bergeming bahwa posisi Meksiko masih jauh lebih menguntungkan dibanding 60 negara lain yang terkena dampak langsung dari kebijakan Trump.

“Yang kami upayakan adalah mempertahankan posisi yang lebih menguntungkan dibandingkan negara-negara lain. Saat ini kami masih memilikinya karena 80 persen dari ekspor kami tidak dikenai tarif apa pun,” tegas Sheinbaum dalam konferensi persnya.

Namun, ketergantungan penuh pada USMCA justru memperlihatkan kerentanan struktural ekonomi Meksiko. Pengamat menilai bahwa mengecualikan sebagian ekspor bukan berarti Meksiko aman, sebaliknya, ini membuktikan betapa mudahnya kebijakan domestik AS mendikte arah politik-ekonomi Meksiko tanpa ada perlawanan diplomasi yang berarti.

Sikap tunduk ini mempertegas kenyataan pahit: di bawah bayang-bayang kepemimpinan Trump, Meksiko terpaksa menelan pil pahit dan membiarkan aturan main dagangnya dikendalikan penuh dari Washington. []

DPR Sorot KEK Kura Kura Bali Terancam Defisit Listrik
× Advertisement
× Advertisement