Info Massa – Bali tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga sebagai ruang hidup yang hangat dan inklusif bagi seluruh elemen masyarakat.
Kehangatan warga lokal serta budaya gotong royong yang kuat terus menjadikan Pulau Dewata sebagai rumah bersama yang aman dan nyaman bagi siapa saja.
Ketua Madas Nusantara Bali, Abdul Majid, menegaskan pentingnya menjaga kebhinekaan sebagai kepribadian dasar bangsa. Ia menyebut harmoni di Bali terbentuk dari warisan leluhur yang menjunjung tinggi etika dan norma sosial tanpa memandang latar belakang perbedaan.
“Kita adalah generasi yang lahir dengan kepribadian bangsa yang berbudaya, menjadikan kebhinekaan sebagai kekuatan hidup bermasyarakat,” ujar Abdul Majid saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Ia menambahkan, keterbukaan masyarakat lokal menjadi landasan utama yang memungkinkan warga perantau dari berbagai daerah untuk hidup berdampingan secara damai. Pengalaman pribadi yang dialaminya menjadi bukti nyata dari indahnya keberagaman di Bali.
“Meskipun saya adalah warga Bali yang memiliki darah keturunan Madura, saya selalu hidup berdampingan dengan penduduk asli Bali atau bahkan dengan para perantau lainnya. Hal ini karena kita selalu menjaga kearifan lokal yang harmoni dengan falsafah hidup masyarakat Bali,” imbuhnya.
Menutup keterangannya, Abdul Majid mengingatkan pentingnya memegang teguh semangat kesetaraan dan rasa saling menghormati di mana pun seseorang tinggal demi menjaga persatuan.
“Konsep kesetaraan atau semangat bersama membangun Bali adalah tonggak terkuat yang kita miliki. Keterbukaan masyarakat Bali harus menjadi penyemangat untuk kita terus merajut kebhinekaan. Ingat, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” tegasnya. []