Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Warga Sukadiri Gelar Aksi Damai, Soroti Kualitas Pembangunan Jalan

Warga Sukadiri Gelar Aksi Damai, Soroti Kualitas Pembangunan Jalan

Warga Sukadiri yang tergabung dalam PERMAYSURI menggelar aksi damai menyoroti kualitas pembangunan jalan. (Foto: Info Massa/Ist)

TANGERANG, Info Massa – Warga Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Sukadiri (PERMAYSURI), menggelar aksi damai pada Minggu (6/9/2026). Aksi tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat terkait kualitas pembangunan jalan di wilayah Sukadiri.

Aksi berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Jajaran kepolisian dari Polsek Mauk turut melakukan pengamanan dan pengawalan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar sekaligus menjaga ketertiban umum di sekitar lokasi.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah spanduk yang berisi aspirasi mengenai peningkatan kualitas konstruksi, transparansi pelaksanaan proyek, serta perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap pekerjaan pembangunan jalan yang sedang berlangsung.

PERMAYSURI berharap pembangunan infrastruktur di wilayah Sukadiri dapat dilaksanakan sesuai standar teknis yang berlaku, sehingga menghasilkan jalan yang kuat, aman, dan memiliki daya tahan panjang serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sandi, selaku Koordinator Aksi sekaligus pengurus PERMAYSURI, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat secara damai dan bertanggung jawab.

Persikota Tangerang Dikabarkan Masih Tunggak Gaji 24 Pemain, Total Capai Rp495 Juta

“Kami menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kualitas pembangunan jalan yang kami nilai kurang bagus dan belum memenuhi standar layak. Banyak warga yang khawatir jalan ini tidak akan bertahan lama, cepat rusak, bahkan membahayakan pengguna. Kami berharap pemerintah dapat menindaklanjuti persoalan ini dengan serius, tidak sekadar didengar lalu dilupakan,” ujar Sandi.

Selain menyampaikan aspirasi mengenai kualitas pembangunan, PERMAYSURI juga meminta Bupati Tangerang membuka ruang dialog bersama perwakilan masyarakat. Pertemuan tersebut dinilai penting untuk membahas persoalan secara terbuka dengan mengedepankan data, fakta lapangan, serta solusi yang dapat diterima semua pihak.

“Kami meminta Bupati Kabupaten Tangerang untuk berkenan mengadakan pertemuan segera dengan kami, perwakilan masyarakat. Kami ingin duduk bersama, membuka data, melihat fakta di lapangan, dan mencari solusi yang jelas dan adil,” tegasnya.

Menurut Sandi, komunikasi dan keterbukaan antara pemerintah dengan masyarakat diperlukan agar tidak muncul kesalahpahaman maupun keraguan terkait proses pembangunan infrastruktur.

Usai menyampaikan aspirasi di wilayah Kecamatan Sukadiri, massa PERMAYSURI berencana melanjutkan aksi secara damai menuju Kantor Bupati Tangerang. Langkah tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah.

Nawal Institute Resmi Diperkenalkan, Dorong Gerakan Bersama Merawat Sungai Cisadane

“Kami akan melanjutkan aksi damai ke Kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasi dan meminta pemerintah daerah memberikan perhatian nyata terhadap persoalan ini. Kami tidak menuntut hal lain selain jalan yang baik, kuat, dan layak untuk kami semua,” kata Sandi.

PERMAYSURI berharap aksi tersebut dapat menjadi momentum untuk mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Sukadiri. Masyarakat juga berharap setiap pembangunan yang menggunakan anggaran negara dapat dilaksanakan secara transparan, sesuai spesifikasi teknis, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kami ingin jalan yang dibangun bukan sekadar jadi jalan, tapi jalan yang kokoh, aman, dan bisa dinikmati anak cucu kami kelak. Itu hak kami, dan kami akan terus menyuarakannya sampai didengar dan ditindaklanjuti,” pungkas Sandi.[]

× Advertisement
× Advertisement