KOTA TANGERANG, Info Massa – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menggelar seminar pembinaan politik bertema Partisipasi Perempuan dalam Berpolitik di Aula DP3AP2KB, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, perwakilan perempuan dari sejumlah partai politik, organisasi perempuan, serta organisasi kepemudaan (OKP).
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, menegaskan pentingnya mendorong perempuan agar tidak hanya berperan dalam lingkup domestik, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai persoalan sosial dan pembangunan daerah.
Menurutnya, perempuan memiliki potensi dan kesempatan untuk menyampaikan gagasan serta berkontribusi dalam mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, DP3AP2KB diharapkan menjadi wadah perlindungan sekaligus jembatan bagi perempuan untuk menyalurkan aspirasi dan mewujudkan cita-citanya.
“Perempuan harus diberikan ruang dan kesempatan untuk menyampaikan ide serta terlibat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. DP3AP2KB juga diharapkan menjadi wadah untuk melindungi perempuan dan menjembatani aspirasi mereka agar dapat tersalurkan,” demikian yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Selasa (13/10).
Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam lembaga legislatif, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.
Menurut Turidi, pengalaman perempuan dalam mengawasi dan mengelola persoalan di lingkungan keluarga dapat menjadi salah satu bekal untuk memahami berbagai persoalan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya perempuan yang terjun ke dunia politik untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan melakukan konsolidasi agar mampu memahami persoalan secara menyeluruh, termasuk penyebab dan dampaknya.
“Dia harus bisa meyakinkan pemilih bahwa dia mampu bersama dengan lelaki membangun, berdiskusi, bahkan berinteraksi secara keseluruhan,” ujar Turidi.
Turidi menambahkan, perempuan yang aktif dalam politik juga diharapkan dapat mengajak perempuan lainnya untuk turut berpartisipasi dalam membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Ia turut menyoroti pentingnya keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif dan kepengurusan partai politik. Menurutnya, partai politik perlu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi perempuan untuk berkiprah dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Turidi mencontohkan keterlibatan perempuan di Partai Gerindra, baik dalam pencalonan anggota legislatif maupun kepengurusan di berbagai tingkatan.
“Kalau bicara Gerindra, kita mendorong kader-kader untuk bisa masuk. Bahkan, kita memasukkan 40 persen dalam pencalegan. Yang pasti, di Gerindra hampir 35 sampai 40 persen pengurus di tingkatan kecamatan, kelurahan, sampai tingkatan kota itu perempuan,” ungkapnya.
Melalui seminar pembinaan politik ini, DP3AP2KB Kota Tangerang berharap semakin banyak perempuan yang berani mengambil peran dalam organisasi politik, menyampaikan aspirasi, serta terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Peningkatan partisipasi perempuan diharapkan dapat memperkuat kesetaraan gender dan mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.[Yusuf]
Komentar