Internasional
Beranda / Internasional / Gempa Guncang Kumamoto Jepang, China Respon Cepat

Gempa Guncang Kumamoto Jepang, China Respon Cepat

Info Massa — Bencana gempa bumi kuat kembali melanda wilayah barat daya Jepang. Gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Pulau Kyushu, pada Selasa (28/7/2026), yang kemudian disusul oleh gempa susulan berkekuatan M6,1.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengonfirmasi sedikitnya 13 orang meninggal dunia, 7 orang mengalami luka berat, dan 29 orang lainnya luka ringan akibat bencana ini.

Dampak terparah dilaporkan terjadi di Kota Kashima dan Kota Yatsushiro. Rekaman udara media lokal NHK memperlihatkan kerusakan fatal pada pusat perbelanjaan AEON di Kashima, di mana lantai dua bangunan tersebut ambruk hingga menyisakan kerangka besi dan atap yang berlubang menganga.

Sebanyak 200 pengunjung berhasil menyelamatkan diri ke area parkir, namun puluhan orang diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan mall tersebut serta di area pabrik Nippon Paper Industries di Yatsushiro.

Pemerintah Jepang telah mengaktifkan tanggap darurat berskala besar dengan mengerahkan 4,600 personel ke lokasi bencana. Menerjunkan 2.000 petugas untuk proses evakuasi dan pengamanan.

Perang Iran-Amerika Hantam Perusahaan China di Kuwait

Kemudian sebanyak 450 pusat evakuasi telah dibuka dan menampung sekitar 7.700 warga. Petugas mengantisipasi evakuasi jangka panjang di tengah gelombang cuaca panas.

Selain menelan korban jiwa, gempa ini memukul sektor ekonomi secara signifikan akibat terhentinya operasional sejumlah raksasa industri semikonduktor dan manufaktur di Kyushu.

Sony Semiconductor Manufacturing Corp., Renesas Electronics Corp., Tokyo Electron Ltd., Mitsubishi Electric Corp., dan Honda Motor Co. menghentikan sementara fasilitas produksi mereka.

Suntory Holdings Ltd. dan Mitsubishi Chemical Corp. turut mematikan operasional pabrik. Japan Post melumpuhkan layanan kantor pos se-prefektur, diikuti penghentian pengiriman barang oleh Yamato Transport dan Sagawa Express.

Para pelaku industri mengkhawatirkan adanya dampak ekonomi berantai jika penutupan pabrik berlangsung dalam jangka waktu lama.

Prabowo Sinergikan Cagar Budaya dan Modernisasi Stasiun Tawang

Pemerintah China melalui Kedutaan Besar dan Konsulatnya di Jepang langsung mengaktifkan respons darurat dan mengeluarkan peringatan konsuler untuk mengantisipasi potensi tsunami serta gempa susulan bagi warga negaranya.

“Kami memantau dengan saksama dampak gempa bumi di Kumamoto. Kami berduka atas korban jiwa dan menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga korban,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (29/7/2026). Mao Ning menegaskan bahwa misi diplomatik China siap memberikan bantuan penuh bagi warga negara China yang terdampak. []

× Advertisement
× Advertisement