Kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia Bruce Hung menekankan peran penting pekerja migran dan pelajar Indonesia dalam memperkuat hubungan antara Taiwan dan Indonesia.
Dalam sambutannya pada perayaan Double Tenth Day di Jakarta, Rabu, Hung mengatakan hubungan kedua pihak terus berkembang, mencakup perdagangan, investasi, pendidikan, serta pertukaran antarmasyarakat.
“Lebih dari 400.000 pekerja migran Indonesia dan 18.000 pelajar Indonesia kini tinggal di Taiwan, dan masyarakat Taiwan menganggap mereka sebagai keluarga,” kata Hung.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, pemerintah, dan masyarakat Indonesia atas dukungan yang terus diberikan terhadap hubungan erat Taiwan dan Indonesia.
Menurut Hung, salah satu bentuk dukungan Taiwan terhadap pekerja migran Indonesia adalah melalui sistem jaminan kesehatan nasional Taiwan yang juga mencakup sekitar 400.000 pekerja migran Indonesia.
Hal tersebut, kata dia, memberikan ketenangan bagi pekerja Indonesia selama tinggal dan bekerja di Taiwan karena mereka tidak perlu khawatir terhadap biaya pengobatan maupun ragu untuk mendapatkan layanan kesehatan ketika sakit.
Selain sektor ketenagakerjaan dan kesehatan, Hung menyebut Taiwan dan Indonesia juga memiliki peluang untuk terus memperluas kerja sama di berbagai bidang. Dalam sambutannya, ia turut menyoroti perkembangan ekonomi dan teknologi Taiwan, termasuk posisi Taiwan dalam industri semikonduktor dan kecerdasan artifisial (AI) global.
Hung mengatakan kapitalisasi pasar saham Taiwan telah mencapai 5,3 triliun dolar AS (sekitar Rp94,9 kuadriliun) sehingga menjadikan Taiwan sebagai salah satu pasar saham terbesar di dunia.
Menurut dia, pertumbuhan tersebut berkaitan erat dengan posisi Taiwan sebagai salah satu pemain utama dalam industri semikonduktor dan AI global.
Hung juga menyinggung investasi perusahaan teknologi Amerika Serikat NVIDIA di Taiwan setelah perusahaan tersebut membangun pusat superkomputer AI luar negeri pertamanya di Taipei. Di sisi lain, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk mengenal Taiwan melalui pertukaran budaya, termasuk kuliner.
Ia mengatakan masyarakat Taiwan telah menikmati beragam restoran dan hidangan Indonesia, sementara dalam kesempatan tersebut dia juga berupaya memperkenalkan sejumlah kuliner Taiwan kepada para tamu.
“Saya berharap Anda semua dapat menikmati cita rasa Taiwan,” ujar Hung.
Ia juga berharap hubungan dan pertukaran antara masyarakat Taiwan dan Indonesia dapat terus berkembang pada masa mendatang. []