Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Pemkot Tangerang Matangkan Readiness Criteria Sekolah Rakyat

Pemkot Tangerang Matangkan Readiness Criteria Sekolah Rakyat

Info Massa — Komitmen untuk menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat terus diperkuat. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat mendukung program strategis nasional Pembangunan Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

Langkah ini menegaskan bahwa penyiapan sarana pendidikan bukan sekadar urusan fisik semata, melainkan fondasi penting dalam menjamin hak belajar setiap anak tanpa terkendala biaya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menjelaskan bahwa Pemkot Tangerang saat ini tengah menyusun dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria). Penyusunan dokumen ini menjadi pijakan awal yang sangat krusial agar seluruh proses pembangunan berjalan terencana, tepat sasaran, dan memenuhi standar fasilitasi pendidikan yang inklusif.

“Kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti penyiapan dokumen-dokumen yang diperlukan sebelum pembangunan dimulai. Salah satunya rapat koordinasi kemarin telah membahas langkah-langkah percepatan penyusunan dokumen readiness criteria beserta dokumen lainnya sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” ujar Yeti, Selasa (28/7/2026).

Hadirnya Sekolah Rakyat tidak berdiri sendiri, melainkan diselaraskan dengan program lokal Pemkot Tangerang, yakni program 3G (Gampang Sekolah, Gampang Sembako, Gampang Kerja). Sinergi ini dirancang untuk memangkas hambatan ekonomi yang sering menjadi penyebab anak putus sekolah.

DKP Kota Tangerang Cegah Rabies Melalui Vaksinasi dan Edukasi

Untuk mendukung keberlangsungan fasilitas belajar tersebut, aspek legalitas dan kesiapan lahan telah diselesaikan. Lahan seluas 6,3 hektare di Jalan Lapas Pemuda (samping Balekota Mall Tangerang) resmi dilimpahkan kepemilikannya dari Kementerian Hukum ke Kemensos untuk dijadikan kawasan Sekolah Rakyat.

“Kami akan terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan progres pemenuhan seluruh dokumen bersama kementerian dan perangkat daerah terkait bisa berjalan lancar, lengkap, serta sesuai dengan target yang ada,” tambah Yeti.

Sekolah Rakyat diproyeksikan menjadi angin segar bagi pemerataan kualitas sarana belajar di Kota Tangerang. Jika seluruh tahapan administratif dan konstruksi berjalan sesuai rencana, fasilitas pendidikan gratis ini ditargetkan mulai terealisasi pada awal tahun 2027.

Penyediaan sekolah berfasilitas memadai tanpa membebankan biaya kepada orang tua murid diharapkan dapat mendongkrak Angka Partisipasi Murni (APM) serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Tangerang secara signifikan.

“Kami berharap proses pembangunan Sekolah Rakyat bisa secepatnya direalisasikan sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya mendapatkan akses pendidikan gratis dan berkualitas,” pungkas Yeti. []

Kak Seto Bangkitkan Potensi dan Harapan Anak Binaan LPKA

× Advertisement
× Advertisement