Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Eks Gubernur Banten WH Sentil Isu Transaksional Kursi SPMB

Eks Gubernur Banten WH Sentil Isu Transaksional Kursi SPMB

Screenshot


Info Massa – Mantan Gubernur Banten, Wahidin Halim, buka suara soal isu adanya jual beli kursi dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Menurutnya, praktik transaksional telah merenggut hak pendidikan bagi para peserta didik yang mengikuti tahapan secara normatif.

‎”Jangan sampai pendidikan menjadi barang dagangan. Sekolah harus menjadi tempat yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak berdasarkan aturan yang berlaku, bukan karena kemampuan membayar,” tegas Wahidin dalam video yang diunggah melalui media sosialnya, Jumat (3/4) 2026.

‎Ia menilai praktik semacam itu dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan peserta didik serta menciptakan persepsi bahwa akses terhadap sekolah berkualitas dapat dibeli.

‎Karena itu, Wahidin mendorong pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan seluruh satuan pendidikan untuk memperkuat transparansi dalam setiap tahapan penerimaan siswa, mulai dari publikasi kuota, jalur seleksi, hasil seleksi, hingga penyediaan mekanisme pengaduan yang mudah diakses masyarakat.

‎Selain pengawasan internal dan eksternal yang lebih ketat, penegakan sanksi terhadap setiap bentuk penyimpangan dinilai harus dilakukan secara tegas agar memberikan efek jera.

‎Di sisi lain, masyarakat juga diimbau tidak tergoda memberikan maupun menerima tawaran yang mengarah pada praktik jual beli kursi. Apabila menemukan indikasi pelanggaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya melalui saluran pengaduan resmi agar dapat diproses sesuai ketentuan.

‎Dengan komitmen seluruh pihak, sistem penerimaan peserta didik diharapkan dapat berlangsung secara bersih, adil, transparan, dan akuntabel sehingga setiap anak memperoleh hak yang sama untuk mengakses pendidikan berdasarkan kemampuan dan aturan yang berlaku. []

× Advertisement
× Advertisement