Internasional
Beranda / Internasional / Pemilih Muda Penentu Kemenangan Partai Demokrat di Pemilu Sela AS 2026

Pemilih Muda Penentu Kemenangan Partai Demokrat di Pemilu Sela AS 2026

Info Massa – Gelombang dukungan dari kelompok pemilih muda (generasi Z dan milenial) menjadi salah satu pendorong utama keberhasilan Partai Demokrat meraih kemenangan signifikan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) sela Amerika Serikat (AS) 2026 yang digelar Selasa (3/11/2026).

Berdasarkan hasil survei skala besar The AP Voter Poll yang melibatkan lebih dari 100.000 pemilih di seluruh 50 negara bagian AS, terjadi pergeseran dukungan yang tajam dari kelompok pemilih berusia di bawah 30 tahun.

Pergeseran ini sekaligus membalikkan sebagian keunggulan yang sebelumnya diraih Presiden Donald Trump dan Partai Republik pada Pemilu Presiden 2024.

Secara nasional, sekitar 70 persen (tujuh dari 10) pemilih berusia di bawah 30 tahun menjatuhkan pilihan pada kandidat DPR AS dari Partai Demokrat, sementara Partai Republik hanya mengamankan sekitar 30 persen suara.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan Pemilu 2024, ketika dukungan pemilih muda cenderung terbelah secara seimbang antara Donald Trump dan Kamala Harris.

Sachrudin Apresiasi Rogo, Jebolan BLK yang Berkarir di Jepang

Peran pemilih muda terbukti vital dalam keberhasilan Demokrat merebut kursi Senat di wilayah-wilayah strategis yang sebelumnya dikuasai lawan, termasuk Texas, Kansas, Iowa, Ohio, hingga North Carolina.

Di Texas misalnya, kekuatan suara pemilih Hispanik dan generasi muda mendorong kemenangan kandidat Senat dari Partai Demokrat, James Talarico, atas kandidat Partai Republik, Ken Paxton.

“Sekitar enam dari 10 pemilih berusia di bawah 30 tahun menyatakan bahwa salah satu alasan utama mereka mendatangi TPS dan memilih kandidat DPR dari Demokrat adalah untuk menunjukkan penentangan terhadap kebijakan Donald Trump,” tulis laporan The AP Voter Poll.

Sentimen penentangan tersebut didorong oleh tingginya ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi dan politik nasional saat ini. 

“Sekitar separuh dari total pemilih muda mengaku sangat marah terhadap situasi AS saat ini proporsi yang jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok usia 65 tahun ke atas yang berada di angka sepertiga,” sambung survey The AP Voter Poll.

BPS Catat Ekonomi Bali dan Nusa Tenggara Tumbuh 6,08

Meskipun pemilih di bawah 30 tahun hanya menyumbang sekitar 10 persen dari total partisipasi pemilih secara nasional dalam pemilu sela ini, kebangkitan mereka berjalan seiring dengan kembalinya basis suara tradisional Demokrat.

Selain pemilih muda, pergeseran dukungan signifikan menuju Demokrat juga terjadi di kalangan pemilih Hispanik (enam dari 10 memilih Demokrat), pemilih kulit hitam khususnya laki-laki serta kelompok moderat dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Hasil pemilu sela 2026 ini memukul balik peta politik AS dan makin menyulitkan posisi pimpinan Partai Republik di parlemen jelang sisa masa jabatan presiden. []

× Advertisement
× Advertisement