Info Massa – Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PDI Perjuangan Teja Kusuma mendorong pihak terkait untuk berjibaku membangun jalan alternatif di lintasan rel kereta Commuter Line Stasiun Poris.
Menurutnya, pembangunan itu penting dilakukan mengingat tingginya volume pengguna jalan disertai pemukiman padat penduduk. Sehingga, kata Teja, pembangunan flyover/underpass merupakan hal yang tidak bisa ditawar.
Pernyataan Teja itu menyusul kecelakaan antara kereta cepat rute Bandara Soekarno Hatta-Sudirman dengan sebuah truk trailer yang gagal melintas di rel kereta Stasiun Poris.

“Kejadian ini harus memantik evaluasi total di manapun perlintasan kereta api di jalur padat penduduk. Jika tidak diperbaiki infrastruktur jalannya melalui pembangunan flyover/underpass, maka jalur stasiun poris akan terus menjadi arena gladiator tanpa solusi,” kata legislator Komisi IV itu, Sabtu 21/02.
Di sisi lain, Teja juga mengimbau agar seluruh pengguna jalan yang melintasi rel Stasiun Poris dapat menghindari kecelakaan dengan tertib berlalu lintas.
Sementara dia menyebut masih ada beberapa hal yang kiranya perlu dievaluasi total usai terjadinya kecelakaan kemarin.
“Manajemen transportasinya, kerusakan kereta, infrastruktur jalannya, sarana publik yang rusak, kerugian materil penumpang yang dibatalkan dan budaya tertib lalu lintasnya harus menjadi evaluasi besar,” pungkas Teja.
Sebelumnya, pada Jum’at pagi 20/02 terjadi kecelakaan hebat antara kereta Commuter line tujuan Bandara Soeta dengan sebuah truk trailer di lintasan rel Stasiun Poris. Dikabarkan tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini. []
