Kisruh Rubuhnya Tugu Perjuangan Kuansing Riau

Daerah

Editor: Mauladi Fachrian

Kuansing – Rubuhnya Tugu perjuangan di Cerinti, Kuantan Singingi, Provinsi Riau telah membuat kekisruhan sosial di jagat maya. Yan Tembak (YT), salah seorang tokoh di daerah tersebut menuduh Anggota DPRD Provinsi Riau Mardianto Manan dan Camat Cerenti Yuhendri sebagai aktor dari runtuhnya simbol sejarah tersebut.

“Mardianto Manan anggota DPRD Prov dengan Camat Cerenti robohkan tugu perjuangan tanpa sepengetahuan Pemerintah Daerah/Bupati, terlepas apapun dari tujuan baiknya,” kata Yan dikutip infomassa dari facebook pribadinya, Sabtu 27 November 2021.

Menurut YT, segala macam tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah tidak boleh berdasarkan kehendak pribadi, apalagi dikemas seolah itu sebagai kepentingan masyarakat.

“Pemerintahan itu ada aturan mainnya, tidak bisa membuat kebijakan berdasarkan keinginan pribadi semata dengan mengatasnamakan keinginan rakyat, mana tahu tugu yang telah berumur puluhan tahun tersebut ada nilai sejarahnya, tutur YT.

Postingan Facebook dari YT itu menyebar luas hingga ke grup Whatsapp Info A1 Kuansing. Kemudian, Mardianto Manan langsung menanggapi beredarnya atas tuduhan rubuhya tugu perjuangan yang menyasar kepadanya.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Riau, Mardianto Manan menyikapi hal tersebut dengan kalimat-kalimat yang santun. Namun dengan lantang ia mengatakan bahwa yang menuduhnya beserta Yuhendri merobohkan tugu itu dinilai kritik asal-asalan yang tidak berdasar.

“Yang mengatakan kemarin Mardianto Manan (MM) dan pak Camat (Yuhendri) seakan tak tahu aturan, dan dituduh pula kami merubuhkan tugu tersebut, dikatakan lagi sejarah, dan lucunya lagidibilang tak tahu Kepala Daerah, intinya nampakanya ongah asal kritik tak berdasar sama sekali. Ambo diam biar tak jadi polemik saja ngah, tapi bapenciang torui bulo dek ongah, yo bangkik lo hubili ambo dek ongah yang insya allah masih saya hargai,” kata Mardianto Manan untuk Yan Tembak.

Mardianto Manan pun mengajak Yan Tembak untuk membahas apa yang dianggapnya salah. Dalam pembahasan tersebut ada tiga poin yang diuraikan oleh politis PAN tersebut.

“Pertama, Kami (Camat dan MM) merubah tugu, memang sapo camat dan sapo ambo, tanya google dulu, apo tupoksi camat dan apo Pulo tupoksi DPRD ngah (tak salah ada di FB ongah yg diciplak dari google tu, diantara tiga tugas pokok dewan tak eksekusi bongkar tugu do sama sekali. Ambo jelaskan Yo, bongkar tugu tu kontraktor di SPK kan, alat bantunya ekskavator, la obe ngah BUKAN CAMAT DAN MM, jadi bukan kemauan pribadi seperti yg ongah tuduhkan di FB,” ujar Mardianto Manan.

“Kedua, disebut tak tahu kepala daerah je ongah, memangnya jubir kepala daerah, sekian menit tugu tumbang ongah katakan kepala daerah tak tahu, nampak Lo lemah analisa ongah siko, tugu itu direncanakan oleh Pemkab Kuansing dengan menggunakan APBD Kuansing, apbd Du di perdakan ma ngah, persetujuan DPRD dan bupati Mako baru bisa dilaksanakan barang tu, Yo lah kaluar gambar ded tugu tu menggunakan dana APBD KUANSING, apakah kepala daerah tak tahu? Silahkan urang pintar yang paham menterjemahkan kecek ambo ko ma ongah,” tutur Mardianto.

“Ketiga, Bersejarah je ongah, ongah tanyo Google lagi, berapa tahun aset kebendaan tu dikatakan bersejarah, bukan 9 tahun ngah, karena tugu tu dibuka tahun 2012 kini 2021, saya jawab Yo ngah, bukan bersejarah kalilah ngah, makanya masyarakat cerenti dari semua unsur minta itu diganti dengan mirip semula yang punyai sejarah, ilmu Iko go tak ada di google do muah ngah, maaf ambo hanya menjelaskan bahwa ongah salah total dalam berpendapat tugu tersebut bukan milik daerah Kuansing tapi tugu itu berad di Damija (lihat google) apo itu Damija, dawasja dll. Artinya itu dibangun dengan dana provinsi bukan dana Kuansing, kenapa ? Karena jalan tersebut jalan provinsi ongah (biar ongah tau) jadi beda kasus yg ongah buat status atas tadi,” ujar Mardianto Manan.

Selepas Mardianto Manan menguraikan satu persatu dari apa yang menjadi postingan Yan Tembak beberapa hari yang lalu. Yan Tembak hanya terdiam seperti terjebak dengan ucapannya sendiri.

1 thought on “Kisruh Rubuhnya Tugu Perjuangan Kuansing Riau

Tinggalkan Balasan