Nasional
Beranda / Nasional / KSAD Ungkap TNI Buka Pintu Untuk Warga Bertato

KSAD Ungkap TNI Buka Pintu Untuk Warga Bertato

Info Massa – Bagi sebagian orang, tato mungkin sekadar seni atau gaya hidup. Namun bagi putra-putri Suku Dayak di pedalaman Kalimantan, setiap jalinan rajah di kulit adalah simfoni sejarah, identitas spiritual, dan kehormatan leluhur yang diwariskan turun-temurun. Sayangnya, batas tegas aturan fisik kerap membuat impian anak-anak adat ini terhenti di pintu pendaftaran prajurit tentara.

Kini, pintu itu terbuka makin lebar dengan hangat. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa identitas adat bukanlah penghalang untuk mengabdi pada tanah air. Korps baret hijau siap menyambut anak-anak suku bertato tradisi untuk mengenakan seragam kebanggaan bangsa.

“Memang dari dulu juga sudah boleh, memang nggak ada masalah itu. Dulu dibuatnya kalau punya tato karena tradisi ya diizinkan,” ujar Maruli dengan nada merangkul usai rapat di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Kepastian ini menjadi angin segar setelah pemimpin besar Suku Dayak seluruh Kalimantan, Panglima Jilah, bertatap muka langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Jumat (28/8/2026).

Dalam pertemuan hangat tersebut, Panglima Jilah menitipkan harapan besar masyarakat adat mulai dari pembangunan akses jalan pedalaman, fasilitas pendidikan, hingga ruang setara bagi pemuda bertato adat untuk berdiri tegak membela NKRI di tubuh TNI-Polri.

Istana Berambisi PLTS 100 GWp Serap 5Juta Lapangan Kerja

TNI pun merespons kerinduan itu dengan tangan terbuka. Maruli menegaskan pihaknya akan aktif mendata dan memastikan para pemuda berukir adat yang memiliki semangat pengabdian dapat terpanggil menjadi bagian dari benteng pertahanan negara.

Sebab pada akhirnya, pertahanan bangsa yang kuat tidak dibangun dari penyeragaman, melainkan dari keberagaman suku yang merajut persatuan.

Di masa depan, langkah gagah para prajurit berwajah tegas dengan ukiran tradisi di kulitnya akan menjadi bukti nyata kebudayaan leluhur dan patriotisme bisa berjalan berdampingan menjaga kedaulatan Indonesia. []

× Advertisement
× Advertisement