Info Massa— Debut pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di Moto3 Hungaria 2026 harus dibayar mahal dengan pelajaran berharga. Lintasan sempit dan minimnya trek lurus di Sirkuit Balaton Park terbukti menjadi lawan paling tangguh bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut untuk bisa menembus posisi 15 besar.
Dalam balapan yang berlangsung Minggu (7/6), Veda harus puas menyentuh garis finis di urutan ke-16. Ia terpaut 33,461 detik dari Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar) yang keluar sebagai juara.
Namun, hasil finis ini tidak menggambarkan perjuangan spartan Veda yang harus bertarung melawan karakteristik sirkuit yang dicap ekstrem oleh para pembalap.
Sirkuit Balaton Park yang baru dibuka pada tahun 2023 ini menyuguhkan tingkat kesulitan yang berbeda dibandingkan sirkuit MotoGP pada umumnya. Karakteristik inilah yang membuat Veda dan banyak pembalap lain frustrasi.
Dari total panjang lintasan 4,08 kilometer, trek lurusnya hanya tersedia sekitar 665 meter. Sisanya adalah kombinasi tikungan yang menuntut handling motor yang sempurna.
Dengan sirkuit yang sangat sempit, ruang untuk melakukan overtaking(menyalip) menjadi sangat terbatas. Para pembalap harus berpikir dua kali jika tidak ingin menyenggol lawan dan terjatuh.
Tantangan Veda sebenarnya sudah dimulai sejak hari Sabtu (6/6). Akibat dinilai melambat dan mengganggu pembalap CODE Motorsport, Ruche Moodley, pada sesi kualifikasi Q2, Veda dijatuhi sanksi Long Lap Penalty(LLP).
Kombinasi sanksi LLP dan morfologi sirkuit yang rumit menciptakan efek domino yang merugikan posisi Veda.
Veda terpaksa melorot dan harus memulai balapan dari posisi ke-9. Usai menjalani hukuman LLP di awal-awal lap, posisi Veda langsung merosot tajam ke peringkat 19 karena trek yang sempit dan minimnya zona pengereman untuk menyalip, Veda harus menguras energi ekstra hanya untuk memperbaiki posisi ke urutan 16 hingga balapan berakhir.
Pecahnya balapan di GP Hungaria kali ini membuktikan betapa sulitnya menaklukkan Sirkuit Balaton Park. Nasib lebih tragis justru dialami oleh pembalap asal Malaysia, Hakim Danish.
Danish yang pada seri sebelumnya di GP Italia sukses merayakan podium ketiga, kali ini justru gagal merampungkan balapan (Did Not Finish) akibat ganasnya persaingan di Hungaria.
Sementara itu, podium utama Moto3 Hungaria 2026 kembali dikuasai oleh Maximo Quiles yang mencatatkan waktu 33 menit 39,745 detik, disusul oleh David Almansa di posisi kedua, dan Alvaro Carpe di podium ketiga. []