Info Massa Bambang Sutrisno atau yang lebih dikenal sebagai Trisnoize merupakan salah satu personil grup band kawakan, PAS Band. Pria kelahiran Bandung 16 Agustus 1970 merupakan Bassist sekaligus backing vokal pada grup tersebut.
Trisno mengawali karier musiknya di Bandung pada awal era 1990-an. Bersama rekannya—Yukie (vokal), Bengbeng (gitar, yang juga kakak kandungnya), serta Richard Mutter (drum)—mereka mendirikan PAS Band.
Pada tahun 1993, Trisno dan PAS Band menjadi salah satu pionir gerakan musik independen (indie) di Tanah Air dengan merilis mini album Four Through the Sap. Keberanian mereka merilis karya secara mandiri tanpa bendera major label besar saat itu menjadi inspirasi lahirnya skema musik indie di Indonesia.
Sebagai seorang bassist, permainan Trisno memiliki daya tarik tersendiri. Ia dikenal mengusung teknik permainan bass yang agresif, energik, dan kaya akan pengaruh eksploratif seperti funk, punk, crossover metal, hingga rap rock.
Lini bas yang dimainkannya menjadi fondasi penting dalam lagu-lagu hits PAS Band sepanjang kurun era 1990-an hingga 2000-an, seperti Jember, Impresi, Kesepian Kita, hingga Jembatan Terbakar. Keharmonisan permainannya di panggung bersama sang kakak, Bengbeng, menjadi ciri khas yang memperkuat struktur musik PAS Band.
Di luar kegiatannya bersama PAS Band, Trisno dikenal sebagai sosok yang low profile, hangat, dan memiliki kepribadian rock ‘n’ roll yang membumi. Tak banyak publik yang tahu bahwa di samping kesibukannya sebagai musisi rock legendaris, Trisno juga berprofesi sebagai seorang pengajar/guru bahasa Jerman.
Dalam beberapa waktu terakhir sebelum kepergiannya, kondisi kesehatan Trisno mengalami penurunan. Ia diketahui berjuang melawan komplikasi penyakit, termasuk masalah kesehatan ginjal yang mengharuskan perawatan intensif.
Setelah sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Hermina Bandung, Trisnoize mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 14.29 WIB pada usia 55 tahun. Kepergiannya diiringi duka mendalam dari keluarga besar PAS Band, para musisi sahabat, serta para penggemar (Pasers) di seluruh Indonesia. []