Info Massa — Kepergian Rachmat Gobel pada Jumat (10/7/2026) dini hari meninggalkan duka mendalam sekaligus kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Ia bukan sekadar politisi, namun kombinasi langka antara seorang teknokrat, taipan bisnis visioner, dan pelayan publik yang gigih.
Bagaimana perjalanan hidup pria kelahiran Jakarta, 3 September 1962 ini hingga menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di tanah air? Berikut adalah rekam jejak lengkap sang “Raja Elektronik” yang dihimpun redaksi.
Rachmat Gobel merupakan putra kelima dari Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, sosok legendaris yang mempelopori industri elektronik di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. (sekarang Panasonic Group Jepang).
Menyelesaikan studi S1 Perdagangan Internasional di Chuo University, Tokyo, Jepang pada tahun 1987, Rachmat kembali ke tanah air dan langsung memegang tongkat estafet bisnis keluarga. Di bawah komandonya, nama Panasonic Gobel kian kokoh memimpin pasar elektronik nasional. Ia tercatat menjabat sebagai:
- Direktur Utama PT Panasonic Gobel Indonesia (1994–2014)
- Komisaris Utama PT Panasonic Manufacturing Indonesia (2002–sekarang)
- Direktur Utama PT Gobel International (2006–sekarang)
Pengabdian di Pemerintahan: Berani dan Vokal
Latar belakangnya yang kuat di dunia usaha membawa Rachmat masuk ke dalam radar pemerintahan. Pada Oktober 2014, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Perdagangan RI dalam Kabinet Kerja.
Meski masa jabatannya terhitung singkat (hingga Agustus 2015), Rachmat menorehkan kebijakan yang berani dan membekas di ingatan publik. Ia secara tegas melarang impor pakaian bekas ilegal demi melindungi industri tekstil lokal, serta memperketat peredaran minuman beralkohol di minimarket untuk menjaga moralitas generasi muda.
Menuju Senayan dan Memperjuangkan Kampung Halaman
Setelah purnatugas dari kabinet, Rachmat melabuhkan pilihan politiknya ke Partai NasDem. Pada Pemilu 2019, ia memutuskan pulang kampung dan maju sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gorontalo.
Langkah ini sukses besar. Dedikasinya membawa Rachmat melenggang ke Senayan dan langsung dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) periode 2019–2024. Sepanjang karier legislatifnya, ia dikenal konsisten memperjuangkan pertumbuhan UMKM, penguatan industri dalam negeri, dan pembangunan infrastruktur di kawasan Indonesia Timur.
Aktif di Organisasi dan Penghargaan Internasional
Di luar politik dan bisnis, kontribusi Rachmat menggurita di berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia dan aktif di Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).
Hubungan diplomatik dan ekonominya yang kuat antara Indonesia dan Jepang membuatnya dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa dari Chuo University (2014). Ia dinilai berjasa besar dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara melalui sektor industri.
Meninggalkan Warisan Berharga
Di kehidupan pribadinya, pria berdarah Gorontalo ini dikenal sebagai sosok kepala keluarga yang hangat. Rachmat Gobel berpulang dengan meninggalkan seorang istri, Retno Damayanti, dua orang anak (Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel), serta cucu-cucu tercinta.
Kini, sang tokoh pelopor industri itu telah tiada, namun warisan pemikiran, gurita bisnis, dan rekam jejak pengabdiannya akan tetap abadi dalam sejarah pembangunan ekonomi modern Indonesia. Selamat jalan, Rachmat Gobel. []