Advertisement
Nasional
Beranda / Nasional / Puan Ingatkan Pemerintah Soal Kelangkaan BBM yang Mencekik Rakyat

Puan Ingatkan Pemerintah Soal Kelangkaan BBM yang Mencekik Rakyat

Info Massa – Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan peringatan keras kepada Pemerintah terkait fenomena subsidi semu yang terjadi di berbagai daerah. Di tengah lonjakan harga energi global, fakta di lapangan menunjukkan masyarakat kecil justru terpaksa membeli BBM non-subsidi akibat stok subsidi yang seringkali gaib di SPBU.

Persoalan ini dinilai menjadi beban ganda bagi rakyat sudah dihantam kenaikan harga minyak goreng, kini mereka harus membayar lebih mahal untuk mobilitas akibat karut-marut distribusi BBM.

Meski pemerintah baru menaikkan harga BBM non-subsidi, Puan menyoroti adanya disparitas antara kebijakan di atas kertas dengan realitas di pelosok. Kelangkaan stok BBM subsidi memaksa warga yang masuk kategori ekonomi rendah berpindah ke produk non-subsidi yang harganya melambung tinggi.

“Di banyak daerah, masyarakat kesulitan mendapat BBM subsidi. Akhirnya mereka yang berhak terpaksa membeli BBM non-subsidi yang harganya naik signifikan,” ujar Puan di Jakarta, Rabu 22 April 2026.

Kondisi ini, menurut Puan, menciptakan beban finansial yang tidak direncanakan dalam struktur belanja rumah tangga kelas menengah ke bawah.

Gubernur Jakarta Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

Kenaikan harga tidak hanya terjadi di tangki kendaraan, tapi juga di dapur. Puan menekankan bahwa kenaikan harga minyak goreng di lebih dari separuh wilayah Indonesia telah mengubah komposisi pengeluaran harian secara drastis.

Bagi keluarga berpenghasilan rendah, minyak goreng adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Pasalnya, porsi belanja untuk kebutuhan lain (seperti gizi atau pendidikan) berkurang karena tersedot oleh harga minyak dan BBM.

Sementara kenaikan harga energi yang tidak terkendali berpotensi memicu kenaikan harga komoditas lain di pasar secara serentak. Ditambah konflik global yang belum menemui titik terang membuat ekonomi nasional rentan terhadap fluktuasi harga mendadak.

Puan meminta pemerintah tidak hanya memantau, tetapi segera melakukan langkah pengendalian harga yang nyata. Pemerintah didesak untuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran agar “pelarian” konsumsi ke BBM non-subsidi karena kelangkaan tidak terus terjadi.

“Setiap kenaikan harga langsung mengubah komposisi pengeluaran harian. Dampaknya adalah bagaimana satu kebutuhan pokok mulai mengambil porsi lebih besar dari belanja harian mereka,” pungkas Puan. []

Trump Mengulur Waktu Kesepakatan Dengan Iran Setelah Seharian Berdiplomasi

× Advertisement
× Advertisement