Info Massa — Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melakukan langkah masif untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan keamanan. Sebanyak 2.543 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jambi dan Lapas Bagansiapiapi resmi direlokasi ke gedung baru yang lebih layak dan representatif.
Juru Bicara Ditjenpas Kemenimipas, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa pemindahan ini melibatkan 990 warga binaan dari Lapas Bagansiapiapi dan 1.553 warga binaan dari Lapas Jambi.
Langkah relokasi ini diambil sebagai solusi atas kendala kapasitas dan kondisi geografis bangunan lama yang sudah tidak memadai.
Lapas Bagansiapiapi, sebelumnya mengalami overkapasitas ekstrem hingga 1.000 persen, di mana bangunan lama yang hanya berkapasitas 98 orang harus menampung ratusan warga binaan. Kini, mereka dipindahkan ke fasilitas baru di daerah Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir, yang memiliki kapasitas jauh lebih besar, yakni untuk 1.500 orang.
Sementara Lapas Jambi, fasilitas lama yang berkapasitas 417 orang sangat rentan terhadap bencana banjir. Kondisi ini kerap mengganggu proses pembinaan, perawatan, serta memicu potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Warga binaan kini menempati Lapas baru di daerah Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, dengan kapasitas 952 orang.
Proses pemindahan massal dengan skala besar ini dipimpin langsung oleh Direktur Pengamanan Intelijen (Dirpamintel) Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja, beserta tim pusat, serta didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi dan Riau.
Meski melibatkan ribuan warga binaan, seluruh proses pengamanan berjalan dengan ketat, lancar, dan tanpa kendala.
“Proses relokasi massal, baik di Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi maupun Lapas Kelas IIA Jambi, telah terlaksana dengan aman dan zero insiden,” ujar Rika Aprianti dalam keterangan resminya, Minggu (8/5).
Keberhasilan operasi relokasi ini tidak lepas dari sinergitas yang solid di lapangan. Ditjenpas mengapresiasi kolaborasi erat antara Tim Ditpamintel, Kanwil Riau, Kanwil Jambi, pihak Lapas terkait, serta dukungan penuh dari jajaran TNI dan Polri yang mengawal ketat jalannya pemindahan.
Dengan fasilitas baru yang lebih luas dan aman, Ditjenpas berharap pelaksanaan program pembinaan, perawatan, serta penegakan ketertiban bagi warga binaan dapat berjalan jauh lebih optimal ke depannya. []