Kritik Politisi Demokrat Soal Batu Andesit Desa Wadas

Nasional

Jakarta – Politisi Demokrat Janson Sitindaon mempertanyakan bahan baku pembangunan bendungan Bener di Kabupatren Purworejo yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, apakah batu Andesit hanya berada di Desa Wadas yang dianggapnya masih terlalu asri untuk menjadi sasaran penambangan.

“Apakah Batu Andesit untuk kebutuhan membangun bendungan Bener ini, hanya ada di Desa Wadas saja? Atau apakah batu Andesit di Desa Wadas ini dipilih karena jaraknya yang paling dekat dengan lokasi bendungan? Sehingga lebih murah dan gampang? Atau ada alasan lainnya?” kicau Janson dikutip infomassa dari Twitter pribadinya, Rabu 9 Januari 2022.

Tidak berhenti di sana, kicauan Anggota DPR RI itu terus menyasar pada keasrian Desa Wadas yang menurutnya tidak perlu menjadi objek tambang untuk pemenuhan pembangunan Waduk yang digadang-gadang memiliki bangunan tertinggi kedua di Asia Tenggara. JAnson melanjutkan, kalau pun ada wilayah lain yang bisa dijadikan sasaran tambang Andesit, Pemerintah tinggal menghitung saja biaya akomodasinya ketimbang harus merugikan kondisi alam serta masyarakat Desa Wadas.

“Dalam radius tertentu yang masih bisa dijangkau dari lokasi pembangunan walau jaraknya mungkin lebih jauh, apakah tidak ada tempat lain yang tidak se-asri dan sesubur Desa Wadas yang juga punya kandungan Andesit yang bisa ditambang/digali? Jika ada berapa kilo jaraknya?” tanya Janson kembali.

Sederet pertanyaan Janson itu ditujukan langsung kepada Kementerian PUPR selaku penanggung jawab PSN yang diketahui dikerjakan oleh PT. Brantas Abipraya (Persero).

“Karena bendungan Bener ini Proyek Strategis Nasional, demikian sedikit pertanyaan kami Yth. @kemenPU selaku penanggung jawab proyek,” tulis Janson Sitindaon.

Tinggalkan Balasan