Nasional
Beranda / Nasional / Jumlah Korban Latihan Militer Untuk Koperasi Merah Putih Menjadi 4 Nyawa

Jumlah Korban Latihan Militer Untuk Koperasi Merah Putih Menjadi 4 Nyawa

Info Massa — Kematian Muhammad Rifki Renaldi Gunawan di Satdik Yon Parako 465 tidak hanya menambah panjang daftar duka program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Sebelum Rifki wafat akibat sesak napas pada Jumat (26/6/2026) dini hari, tiga peserta sipil lainnya—Novia Rahmadhani Sihotang, Anisa Muyassaroh, dan Yonanda Muhammad Taufiq—telah lebih dulu gugur dalam program kedinasan yang sama.

Program SPPI untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) sejatinya dirancang untuk melahirkan penggerak ekonomi di akar rumput.

Kompetensi utama yang dibutuhkan para sarjana ini adalah manajemen keuangan, pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan, dan pemahaman hukum koperasi.

Namun, pelibatan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam melatih para sarjana sipil ini dengan menu latihan militer dinilai sebagai bentuk salah kaprah.

Josal Apresiasi Potongan Tarif Ojol 8%

Alih-alih membekali mereka dengan kemampuan manajerial, kedisiplinan yang dipaksakan lewat ketahanan fisik ekstrem justru terbukti fatal dan merenggut nyawa.

“Sebelum mengikuti program, almarhum telah melalui tahapan seleksi termasuk pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan memenuhi persyaratan,” ujar Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Sirait. []

× Advertisement
× Advertisement