Info Massa – Momen emosional sekaligus membanggakan mewarnai Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu. Di hadapan 1.177 perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas mengenai hakikat pengabdian tertinggi seorang prajurit dan bhayangkara negara.
Presiden mengingatkan bahwa momen pelantikan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan garis awal untuk menyerahkan jiwa dan raga demi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mulai hari ini, saudara bukan milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara,” tegas Presiden Prabowo saat memimpin upacara.
Dalam amanatnya, Prabowo menekankan bahwa para perwira yang baru mengucap sumpah kini mengemban pundak tanggung jawab sejarah. Mereka adalah generasi penerus yang dituntut untuk meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.
Presiden menggarisbawahi bahwa sumpah perwira mencakup kesiapan menyerahkan jiwa dan raga apabila negara memanggil.
Perwira diminta untuk terus memegang teguh UUD 1945, menjaga keutuhan NKRI, dan meletakkan loyalitas tertinggi kepada rakyat.
“Setialah kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang paling utama, setialah kepada rakyat Indonesia,” tambah Prabowo.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi puncak di bidang akademik, mental, jasmani, serta kepemimpinan, Presiden Prabowo menyematkan langsung tanda pangkat kepada empat penerima Adhi Makayasa 2026.
Adapun empat perwira remaja lulusan terbaik dari masing-masing akademi di antaranya untuk Akademi Militer (Akmil), Calvin Tidar Sakti, sebagai Letnan Dua Infanteri. Akademi Angkatan Laut (AAL), Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi, sebagai Putra Letnan Dua Laut (P)
Kemudian Akademi Angkatan Udara (AAU), Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman, sebagai Letnan Dua Penerbang dan Akademi Kepolisian (Akpol) Harindra Arsandho Tegarbaja sebagai Inspektur Polisi Dua.
Penyematan penghargaan tertinggi ini menjadi simbol kesiapan para perwira muda untuk melangkah ke medan tugas nyata dan memimpin pertahanan serta keamanan bangsa di masa depan. []