Nasional
Beranda / Nasional / KPK Lidik Bapenda Bogor, Upah Pungut dan Barjas Jadi Sasaran

KPK Lidik Bapenda Bogor, Upah Pungut dan Barjas Jadi Sasaran

Info Massa – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mengusut dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Lembaga antirasuah tersebut kini tengah menyisir sektor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) hingga proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, membenarkan bahwa fokus penanganan kasus di Kabupaten Bogor kini tidak lagi sebatas pada klaster pemotongan insentif pegawai.

“Untuk kegiatan penyelidikan di Kabupaten Bogor terkait upah pungut, seperti yang sudah disampaikan oleh juru bicara, bahwa selain itu juga ada pengadaan barang dan jasa,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Sabtu (22/8) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus ini bermula dari laporan dugaan manipulasi dan pemotongan jatah bonus atau upah pungut para pegawai di Bapenda Kabupaten Bogor. Sepanjang periode setahun terakhir, total dana taktis pegawai yang dipotong secara sepihak diduga menembus angka belasan miliar rupiah. Dari jumlah tersebut, Bupati Bogor disinyalir menerima aliran dana sekitar Rp4 miliar.

KPK sendiri mengumumkan telah mengamankan uang sebanyak 1,5 Miliar rupiah dari praktik culas penyelenggara negara di Pemda Kabupaten Bogor.

Bupati dan Ketua DPRD Bogor Menghilang, DPC Gerindra Hormati KPK

Tidak berhenti di sektor pajak daerah, tim penyidik juga mulai mengobrak-abrik dokumen sejumlah proyek infrastruktur dan pengadaan di Pemkab Bogor. Publik menduga KPK tengah mengendus adanya praktik kickback atau setoran dari para rekanan proyek yang sengaja dialirkan untuk menyokong lingkaran kekuasaan.

“KPK Harus Firm Bogor itu halaman belakang Presiden Prabowo daerah ini mesti menjadi daerah steril dari praktik KKN, posisi KPK yang saat ini bekerja melakukan penyidikan juga diperkirakan sedang memburu aliran dana yang diduga mengalir ke kekuasaan di bumi tegar beriman” ungkap Adhim dari Poros Intelektual Muda.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa status perkara ini telah resmi dinaikkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan setelah dilakukan ekspose perkara. Dalam operasi senyap sebelumnya, tim KPK juga telah mengamankan dan menyita uang tunai sebesar Rp1,5 miliar sebagai barang bukti awal.

Meski demikian, KPK menerangkan belum mengumumkan nama-nama tersangka secara resmi karena proses hukum saat ini masih berjalan.

“Tentu nanti penyidik juga akan lakukan pendalaman, di antaranya pemanggilan para saksi ya, untuk meminta keterangan, mengonfirmasi sejumlah hal dari kegiatan penyelidikan yang sebelumnya telah dilakukan,” tutur Budi juru bicara KPK.

Sengketa Lahan Legok, Pemkab Tangerang Solid Dampingi Warga

Sampai berita ini diturunkan, Bupati Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait pusaran kasus yang tengah dibidik oleh KPK. []

× Advertisement
× Advertisement