Daerah
Beranda / Daerah / Mahasiswa IMM dan UMRI Demo di Polda Riau, Tuntut Kejelasan Kasus Dugaan Kekerasan Saat Aksi DPRD

Mahasiswa IMM dan UMRI Demo di Polda Riau, Tuntut Kejelasan Kasus Dugaan Kekerasan Saat Aksi DPRD

PEKANBARU – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Jumat (3/7/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas belum adanya kejelasan penanganan dugaan kasus kekerasan terhadap massa aksi saat demonstrasi di Gedung DPRD Riau beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa datang dengan membawa spanduk dan bendera organisasi sambil menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menuntut Polda Riau menunjukkan komitmen dalam menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan tidak tebang pilih terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tindakan represif saat pengamanan demonstrasi.

Dalam orasinya, para peserta aksi menilai hingga saat ini belum ada perkembangan yang jelas terkait proses hukum atas laporan dugaan kekerasan yang dialami sejumlah mahasiswa. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan keresahan sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai keseriusan aparat dalam memberikan kepastian hukum.

“Kami datang untuk meminta kejelasan. Jangan sampai kasus dugaan kekerasan terhadap mahasiswa menguap tanpa penyelesaian. Negara harus hadir memberikan perlindungan terhadap hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum,” ujar salah seorang orator, Jum’at (3/7).

PLN Klaim Pasokan Listrik Terkendali Mesti Tarif Tidak Naik

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi guna mengamankan jalannya unjuk rasa. Massa juga meminta Kapolda Riau atau pejabat yang berwenang untuk menemui mereka dan memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

Selain mendesak percepatan proses hukum, para demonstran meminta agar seluruh pihak yang terbukti melakukan tindakan di luar prosedur diberikan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Mereka menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga terdapat kepastian hukum yang jelas.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Polda Riau. Hingga berita ini ditulis, massa aksi masih menunggu tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait tuntutan yang mereka sampaikan.[]

× Advertisement
× Advertisement