Internasional
Beranda / Internasional / Penjualan Ritel China Tembus Rp66.400 Triliun di Paruh 2026

Penjualan Ritel China Tembus Rp66.400 Triliun di Paruh 2026

Info Massa — Kekuatan konsumsi domestik China terus menunjukkan tren positif sepanjang paruh pertama (H1) tahun 2026. Biro Statistik Nasional (NBS) China pada Rabu (15/7) melaporkan bahwa total penjualan ritel barang dan jasa di Negeri Tirai Bambu tersebut berhasil tumbuh 2,7 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Lonjakan paling signifikan ditopang oleh sektor jasa yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,3 persendibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penjualan ritel untuk sektor barang mengalami kenaikan moderat sebesar 1,1 persen.

Berdasarkan data resmi NBS, gairah konsumsi masyarakat China saat ini didominasi oleh belanja di sektor jasa. Beberapa kategori yang membukukan pertumbuhan sangat pesat meliputi Jasa komunikasi dan informasi, Jasa penyewaan dan konsultasi pariwisata dan Jasa budaya, olahraga, serta rekreasi.

Secara akumulatif, total penjualan ritel barang konsumsi—yang menggabungkan penjualan barang fisik dan pendapatan dari industri katering/kuliner—mencapai angka fantastis 24,87 triliun yuan.

Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, nilai tersebut setara dengan kisaran Rp66.402 triliun (kurs 1 yuan = Rp2.670) atau sekitar 3,66 triliun dolar AS. Angka total ini mengalami kenaikan sebesar 1,3 persen (yoy).

Sejarah Klasik Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Begini Prediksinya

Menariknya, geliat belanja di wilayah hilir atau pedesaan China justru mencatatkan performa pertumbuhan yang lebih tinggi ketimbang kawasan perkotaan.

Data NBS merinci bahwa penjualan ritel barang konsumsi di wilayah perkotaan meningkat sebesar 1,2 persen. Di sisi lain, wilayah pedesaan China sukses mencatatkan pertumbuhan yang lebih agresif dengan kenaikan mencapai 2,5 persen.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa strategi pemerataan ekonomi dan pemulihan daya beli masyarakat di luar kota-kota besar China mulai membuahkan hasil signifikan pada paruh pertama tahun ini. []

× Advertisement
× Advertisement