Megapolitan
Beranda / Megapolitan / Pramono Anung Dorong Anak Muda Jakarta Bikin Konten Anti Hoaks

Pramono Anung Dorong Anak Muda Jakarta Bikin Konten Anti Hoaks

Info Massa – Menjelang peringatan usia ke-500 tahun Jakarta pada 2027 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif mempromosikan citra ibu kota melalui konten digital yang kreatif namun tetap berbasis fakta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pentingnya keterlibatan pelajar dan anak muda dalam membangun wacana publik yang positif di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

“Terlebih, Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Saya ingin anak-anak muda ikut memperkenalkan Jakarta melalui konten yang kreatif, positif, dan tentunya berdasarkan fakta,” ujar Pramono di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/11/2026).

Pesan tersebut disampaikan Pramono di sela-sela pengukuhan dua Duta Antihoaks Jakarta 2026, yakni Winda dari SMAN 68 Jakarta dan Muhammad Ibrahim Gumay dari SMAN 71 Jakarta. Keduanya berhasil menyisihkan 356 peserta dari 119 SMA negeri se-Jakarta setelah melewati serangkaian seleksi dan pelatihan ketat.

Meski Jakarta berhasil meraih nilai tertinggi secara nasional dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 dengan skor 56,97, Pramono menilai tingginya akses teknologi harus diimbangi dengan kemampuan memfilter informasi.

Kejati Banten Lacak Aliran Uang Dugaan Korupsi PT ABM

“Apalagi, mereka sehari-hari sangat dekat dengan media sosial dan menjadi bagian dari ekosistem digital.Acara ini juga untuk melibatkan anak-anak muda dalam berpikir kritis terhadap apa yang terjadi sebenarnya,” kata Pramono.

Ia mengingatkan agar masyarakat memanfaatkan platform verifikasi resmi milik Pemprov DKI untuk menyaring konten simpang siur.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki Jalahoaks sebagai sarana pemeriksaan fakta dan klarifikasi informasi. Kami ingin masyarakat memanfaatkan layanan ini ketika menemukan informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru telanjur menyebar dan menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi menjelaskan bahwa para Duta Antihoaks yang terpilih akan menjadi garda terdepan dalam membentuk perilaku digital yang sehat di lingkungan sekolah.

“Generasi muda tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga pembuat konten dan pembentuk opini di lingkungan pergaulannya. Karena itu, program Duta Antihoaks dirancang agar para pelajar dapat menjadi penggerak perubahan perilaku digital,” jelas Marulina.

Respon Mahfud MD, KPU Tegaskan Tahapan Pemilu 2024 Selesai

Selama satu tahun masa tugas, para duta akan berkolaborasi dengan Diskominfotik DKI dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI untuk menggelar edukasi interaktif, kampanye digital bulanan, hingga membentuk jaringan agen antihoaks di sekolah-sekolah. []

× Advertisement
× Advertisement