Nasional
Beranda / Nasional / Program MBG Menyusut, Pemerintah Berlindung Dibalik Skala Prioritas

Program MBG Menyusut, Pemerintah Berlindung Dibalik Skala Prioritas

Info Massa — Ambisi pemerintah untuk menggeber Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampaknya mulai membentur realitas lapangan. Alih-alih berjalan serentak untuk seluruh target awal, pemerintah kini terpaksa menyusutkan jangkauan program dan berlindung di balik narasi skala prioritas.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan dukungannya terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang kini memangkas fokus penerima manfaat. Program MBG kini diprioritaskan hanya untuk kelompok rentan (B3), yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini bahkan meminta kelompok sasaran lain yang sebelumnya dijanjikan mendapat manfaat untuk mengalah.

“Saya melihat skala prioritas, yaitu ibu menyusui, ibu hamil, balita, itu skala prioritas yang paling tepat. Sehingga yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan demi upaya mengatasi stunting lebih efektif dan cepat,” ujar Muhaimin di Jakarta, Selasa 23/6.

Perubahan haluan di tengah jalan ini mengindikasikan adanya tekanan besar pada pos anggaran negara atau karut-marutnya kesiapan logistik BGN selaku eksekutor. Kendati Muhaimin berdalih bahwa fokus baru ini demi percepatan penurunan stunting, kebijakan ini tak pelak menjadi sinyal bahwa pemerintah kewalahan jika harus mengeksekusi program secara massal sesuai rencana awal.

Regulasi Macet, Ojol Masih Diperas Potongan Tarif 20 Persen

Muhaimin juga membantah bahwa penyusutan ini berarti berkurangnya perhatian pada kelompok lain, seperti anak sekolah yang sempat menjadi wajah utama kampanye program ini.

“Namun dalam situasi tertentu, pemerintah perlu memastikan bahwa kelompok yang paling rentan memperoleh perhatian utama agar tujuan program dapat tercapai secara optimal,” pungkasnya.

Sinyal bahwa program ini sedang tidak baik-baik saja diperkuat oleh desakan Menko PM agar dilakukan perombakan total pada manajemen kelembagaan. Ia meminta semua pihak yang terlibat segera duduk bersama mencari solusi agar program tidak salah sasaran dan sesuai dengan arahan Presiden.

“Di sisi yang lain, manajemen dan tata kelola kelembagaan yang ada, sekaligus saya berharap kepada semua pihak yang telah terlibat untuk duduk bersama memberikan solusi agar efektif betul sesuai sasaran yang diperintahkan oleh Presiden,” tegas Muhaimin. []

FSPMI Mogok Kerja Tuntut Kenaikan Upah PT Molek Ayus Tangerang
× Advertisement
× Advertisement