Info Massa – Ketegangan di kedalaman samudera mencapai titik didih. Pemerintah Inggris baru saja meluncurkan peringatan keras setelah mendeteksi aktivitas mencurigakan kapal selam Rusia yang mengincar infrastruktur bawah laut paling vital di dunia: kabel internet dan jalur pipa energi.
Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, memberikan pernyataan menohok yang menegaskan bahwa strategi “siluman” Presiden Vladimir Putin kini telah gagal total.
Inggris mengklaim bahwa angkatan bersenjatanya saat ini sedang terlibat dalam pengawasan ketat terhadap armada bawah laut Rusia. Operasi yang tadinya dirancang Moskow untuk menjadi misi rahasia, kini justru menjadi tontonan militer Inggris.
“Angkatan bersenjata kami tidak meninggalkan keraguan sedikit pun kepada Rusia bahwa mereka sedang dipantau, bahwa pergerakan mereka tidak terselubung, seperti yang direncanakan Presiden Putin,” tegas Healey.
Bukan sekadar memantau dari jauh, Inggris menggunakan taktik agresif untuk “Menyapa” kru kapal selam Rusia. Healey mengungkapkan bahwa militer Inggris menjatuhkan pelampung sonar (sonobuoys) tepat di area operasi mereka.
Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan. Penggunaan pelampung sonar ini adalah pesan fisik yang nyata bahwa keberadaan kapal selam Rusia telah terkunci.
Inggris mampu melacak setiap pergerakan kapal selam tanpa celah. Dengan menjatuhkan sonar, Inggris menunjukkan bahwa “tempat persembunyian” Rusia telah terbongkar. Fokus pengawasan berada pada kabel serat optik dan pipa gas yang menjadi urat nadi ekonomi Eropa.
Pernyataan ini mengirimkan sinyal kuat kepada Kremlin bahwa upaya untuk melakukan sabotase atau spionase bawah laut tidak akan berjalan mulus. Healey menekankan bahwa transparansi dalam pengawasan ini adalah kunci untuk meredam ambisi Putin.
“Kami mengawasi mereka, kami dapat melacak mereka, kami menjatuhkan pelampung sonar untuk menunjukkan kepada mereka bahwa kami memantau setiap jam operasi mereka,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Moskow belum memberikan tanggapan resmi terkait “terbongkarnya” operasi bawah laut mereka oleh angkatan laut Inggris. Satu hal yang pasti, perang saraf kini tak lagi hanya terjadi di daratan, tapi juga merambah ke gelapnya dasar laut. []

