Daerah
Beranda / Daerah / BPS Catat Ekonomi Bali dan Nusa Tenggara Tumbuh 6,08

BPS Catat Ekonomi Bali dan Nusa Tenggara Tumbuh 6,08

Info Massa – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian wilayah Bali dan Nusa Tenggara mengalami pertumbuhan tertinggi secara nasional pada triwulan III-2026, yakni mencapai 6,08 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Laju pertumbuhan ini berhasil melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,47 persen pada periode yang sama.

Sektor pertambangan, industri pengolahan, serta perdagangan menjadi penopang utama pesatnya laju ekonomi di kawasan tersebut.

Provinsi Bali tercatat memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan wilayah Bali dan Nusa Tenggara, yakni dengan andil sebesar 2,79 persen.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menegaskan bahwa tren positif ini menunjukkan ketahanan ekonomi yang terjaga di berbagai daerah.

DPRD Jakarta Dukung Program Pendidikan Paket Untuk Anak Putus Sekolah

“Secara spasial, ekonomi tetap tumbuh di seluruh wilayah Indonesia. Wilayah Bali dan Nusa Tenggara menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang tertinggi pada triwulan III-2026 dibandingkan dengan triwulan III-2025,” ujar M. Edy Mahmud dalam konferensi pers Rilis BPS di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Selain Bali dan Nusa Tenggara, wilayah Jawa dan Sulawesi juga mencatatkan kinerja ekonomi di atas rata-rata nasional.

Pulau Jawa tumbuh sebesar 5,84 persen. Meskipun secara laju pertumbuhan berada di bawah Bali-Nusra, Pulau Jawa masih memegang porsi dominan terhadap perekonomian nasional dengan kontribusi mencapai 56,05 persen. Pertumbuhan di Jawa ditopang oleh industri pengolahan,perdagangan, dan konstruksi, dengan DKI Jakarta memberikan andil terbesar yaitu 1,63 persen.

Sulawesi tumbuh sebesar 5,68 persen (yoy), ditopang oleh sektor industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan. Sulawesi Selatan menjadi penyumbang andil terbesar di wilayah ini dengan angka 2,54 persen.

Sumatera menjadi kontributor terbesar kedua secara nasional setelah Jawa dengan andil 22,55 persen.Sektor pendorong utamanya meliputi industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi, di mana Sumatera Utara memberikan kontribusi tertinggi sebesar 1,13 persen.

Video Bodycam Rekam Detik-Detik Serangan Bom Rusia di Ukraina

Kalimantan pertumbuhan ekonomi terutama didorong oleh sektor industri pengolahan, perdagangan,serta pertanian. Kalimantan Timur mencatatkan andil pertumbuhan tertinggi di wilayah ini sebesar 1,78 persen.

Maluku dan Papua, sektor industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan menjadi motor penggerak utama, dengan Provinsi Maluku Utara tercatat memberikan andil pertumbuhan terbesar mencapai 3,41 persen. []

Berita Terkait

× Advertisement
× Advertisement