Opini
Beranda / Opini / GoTo Umumkan Lonjakan Saham Usai Gopay Gangguan

GoTo Umumkan Lonjakan Saham Usai Gopay Gangguan

Info Massa — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) baru saja memamerkan rapot keuangan yang tampak amat berkilau. Pada semester I-2026, perseroan sukses mencetak laba bersih Rp607 miliar, membalikkan posisi rugi Rp580 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Secara finansial, GOTO tampak sedang berada di atas angin. Laba bersih diraih dalam dua kuartal berturut-turut, disokong pendapatan bersih yang melesat 28,4% menjadi Rp10,99 triliun. Laba usaha pun tembus Rp782 miliar dengan cadangan kas melimpah mencapai Rp23 triliun.

Pencapaian laba beruntun ini meluncur di tengah sorotan publik atas gangguan (outage) sistem yang sempat melumpuhkan layanan GoPay—tulang punggung ekosistem fintech GOTO.

Ketika para investor bersuka cita melihat perbaikan fundamental keuangan dan pergerakan saham GOTO, jutaan pengguna justru dibuat gigit jari akibat transaksi yang gagal, saldo terhambat, hingga aktivitas ekonomi harian yang terganggu.

Sorotan kritis melayang pada prioritas manajemen. Lonjakan pendapatan GOTO diketahui disokong kuat oleh pendapatan pinjaman yang melonjak tajam 65% menjadi Rp2,71 triliun, imbalan jasa sebesar Rp3,15 triliun, serta jasa pengiriman Rp3,2 triliun.

OJK Cabut Izin 10 BPR, Nasabah Diimbau Selektif Perbankan

Pencapaian laba Rp607 miliar tentu menjadi pencapaian manis bagi jajaran manajemen dan pemegang saham. Namun bagi konsumen, laba triliunan rupiah tidak ada artinya jika kenyamanan dan kepastian transaksi dipertaruhkan.

Layanan seperti GoPay kini bukan sekadar aplikasi pendukung, melainkan infrastruktur publik tempat perputaran uang jutaan UMKM dan masyarakat bergantung setiap detik. Ketidakstabilan sistem yang terjadi di saat perusahaan mengklaim keuntungan finansial justru memunculkan preseden buruk.

Pasar dan konsumen kini menunggu komitmen nyata dari GOTO. Sudah saatnya euforia perbaikan kinerja keuangan diimbangi dengan investasi masif pada pemeliharaan infrastruktur IT dan keandalan sistem. Jangan sampai reli saham GOTO melaju kencang, tetapi kepercayaan publik terhadap ekosistemnya justru terperosok ke bawah.

Berita Terbaru

× Advertisement
× Advertisement