Internasional
Beranda / Internasional / Gedung Putih Bersiap Hadapi Potensi Kemenangan Demokrat

Gedung Putih Bersiap Hadapi Potensi Kemenangan Demokrat

Info Massa – Presiden Donald Trump dilaporkan telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk bersiap menghadapi potensi kekalahan Partai Republik dan pengambilalihan kendali Kongres AS oleh Partai Demokrat pada Pemilu Sela.

Gedung Putih menyiapkan strategi bertahan dengan memaksimalkan penggunaan wewenang eksekutif (perintah presiden) guna menjaga keberlanjutan agenda utama presiden, sekaligus membentengi diri dari potensi gelombang penyelidikan politik.

Sejumlah pejabat senior Gedung Putih, termasuk Deputi Kepala Staf Stephen Miller, Direktur Anggaran Russell Vought, serta Tim Penasihat Hukum Gedung Putih Will Scharf, telah bekerja sejak April untuk memetakan langkah hukum yang bisa diambil Trump tanpa memerlukan persetujuan Kongres.

Pilihan strategi ini mencerminkan dinamika jelang pemungutan suara Pemilu Sela. Jika Demokrat berhasil menguasai Kongres, mereka akan memiliki wewenang untuk menghadang rancangan undang-undang, membatasi anggaran, serta melancarkan berbagai penyelidikan terhadap jajaran pemerintahan Trump.

Namun, Trump tetap memegang wewenang eksekutif yang luas atas kebijakan perdagangan luar negeri, imigrasi, dan birokrasi federal wewenang yang telah secara agresif ia gunakan sejak awal masa jabatan keduanya pada Januari 2025.

Pengamat Menilai Donal Trump Kelabakan Hadapi Demokrat Jelang Pemilu

Trump sendiri mengisyaratkan kesiapannya menghadapi Kongres yang dikuasai pihak oposisi. Dalam sebuah wawancara di podcast ‘Pod Force One’ milik New York Post, Trump menyatakan siap menggunakan hak veto presiden secara intensif sebelum membuka ruang kompromi.

“Saya rasa saya akan menjadi ‘Mr. Veto’ (Tuan Veto) selama satu atau dua bulan,” ujar Trump. “Dan kemudian pada titik tertentu, kita kemungkinan akan membuat kesepakatan,” tambahnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gedung Putih Lauren Bis membantah anggapan bahwa Republik akan kalah dan menuduh media menyebarkan narasi yang keliru.

“Pemerintahan ini dan orang-orang Republik yang berakal sehat akan terus mengamankan perbatasan kita, memulihkan hukum dan ketertiban, mengembalikan lebih banyak uang ke kantong rakyat Amerika yang bekerja keras, dan memberikan kemenangan bagi rakyat Amerika,” tegas Lauren Bis.

Gedung Putih tengah mempertimbangkan sejumlah langkah sepihak, di antaranya penetapan tarif impor baru untuk mineral kritis dan turbin angin, pengetatan aturan visa bagi mahasiswa asing dan pekerja migran sementara, hingga kebijakan guna menekan biaya perumahan dan konstruksi. []

Kejati Banten Lacak Aliran Uang Dugaan Korupsi PT ABM

× Advertisement
× Advertisement