Advertisement
Nasional
Beranda / Nasional / Josal Utamakan Kesejahteraan Mitra Dibanding Cari Panggung Lewat Reklame

Josal Utamakan Kesejahteraan Mitra Dibanding Cari Panggung Lewat Reklame

Info Massa – Di tengah persaingan ketat industri transportasi daring (ride-hailing) yang identik dengan strategi “bakar duit” dan papan reklame raksasa, PT Josal Ojek Ekspres (JOSAL) memilih jalan yang berbeda. Perusahaan ini meyakini bahwa kunci utama untuk memenangkan hati masyarakat Indonesia adalah melalui kegigihan tim dan kesejahteraan para mitra driver.

Kepala Divisi (Kadiv) Jo-Jek PT Josal Ojek Ekspres, Simon, menegaskan bahwa perjuangan membangun JOSAL dilakukan dengan dedikasi penuh, bahkan hingga kiasan “keringat, darah, dan air mata.” Menurutnya, kebesaran sebuah aplikasi tidak ditentukan oleh seberapa banyak uang yang dihabiskan untuk promosi, melainkan oleh semangat juang para mitra di lapangan.

“JOSAL yakin perjuangan pantang mundur tim dan driver mampu membawa kami memenangkan hati ratusan juta rakyat Indonesia. Kami hadir untuk menjawab persoalan kesejahteraan driver,” ujar Simon, Kamis 7 Mei 2026.

Simon menambahkan bahwa JOSAL ingin tetap membumi meski nantinya tumbuh menjadi raksasa. Hal ini didasari oleh kesadaran bahwa setiap capaian JOSAL merupakan hasil pengorbanan ribuan mitra.

Sebagai bukti nyata, selama dua tahun berdiri, JOSAL secara konsisten menerapkan kebijakan potongan flat hanya 10% tanpa biaya tambahan lainnya. Artinya, 90% pendapatan sepenuhnya menjadi hak milik driver. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan aplikator lain yang rata-rata memotong pendapatan mitra sebesar 20% hingga 30%.

Bos Sritex Divonis 14 Tahun Penjara Terkait Korupsi dan Pencucian Uang Rp1,3 Triliun

“Dua tahun JOSAL sendirian menjadi aplikasi yang konsisten dengan potongan 10%. Aplikasi lain ada yang 20%, 30%, bahkan lebih. Kami no drama, no omon-omon,” tegas Simon.

Selain potongan rendah, JOSAL juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyediakan program makan siang gratis bagi para mitra driver yang telah berjalan selama hampir dua tahun.

Terkait wacana atau putusan pemerintah mengenai standardisasi potongan sebesar 8%, pihak JOSAL menyambut baik hal tersebut. Simon menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengikuti regulasi selama demi kebaikan dan kesejahteraan para pengemudi.

“Kalau ditanya JOSAL ikut potongan 8%, kami jawab: selama itu baik untuk kesejahteraan driver, JOSAL siap,” tutupnya.

Dengan strategi yang berfokus pada penguatan basis kemitraan, JOSAL optimistis dapat terus berekspansi dan menjadi solusi transportasi pilihan yang lebih manusiawi bagi rakyat Indonesia. []

Menimipas Tegaskan KUHP Baru Jadi Solusi ‘Overcrowding’ Penjara

× Advertisement
× Advertisement